ikut al-Quran dan Sunnah:

Sabda rasulullah s.a.w yang maksudnya: Redha Allah bergantung pada redha dua ibu bapa, dan murka Allah bergantung pada murka kedua-dua ibu bapa

Tuesday, September 11, 2012

gus mik waliyullah di makam tambak



Gus Miek, dari Khataman ke Tempat Perjudian

GUS MIEK adalah seorang yang sangat terkenal di kalangan guru sufi, seniman, birokart, preman, bandar judi, kiai-kiai NU, dan para aktivis. Dialah yang membangun tradisi pengajian Sema’an Al-Qur’an Jantiko Mantab dan pembacaan wirid dzikrul ghafilin bersama beberapa koleganya.
Hamim Tohari Djazuli adalah nama lengkapnya. Ia dilahirkan pada 17 Agustus 1940 di Kediri dari pasangan KH Jazuli Usman dan Nyai Radliyah. Nyai Radliyah ini memiliki jalur keturunan sampai kepada Nabi Muhammad, sebagai keturunan ke-32 dari Imam Hasan, anak dari Ali bin Abi Thalib dengan Siti Fathimah.

Haji Abu Bakar Aceh

Cendekiawan terkenal dari Aceh, dan juga penulis buku-buku keagamaan, filsafat dan kebudayaan. Di antaranya telah menghasilkan karya magnum opus berjudul Sedjarah H.H.A. Wachid Hasjim dan Karangan Tersiar, terdiri dari 975 halaman, terbit pada tahun 1957, khusus untuk memperingati empat tahun wafatnya Kiai Wahid Hasyim. 

KI ABBAS BUNTET : Dari Kitab Kuning hingga Ilmu Kanuragan


Kiai Abbas Buntet, selain menjadi salah seorang tokoh sentral NU, juga pengasuh Pondok Pesantren Buntet, Cirebon. Pesantren tersebut, hingga saat ini terus tumbuh dan berkembang. Di sana, bukan saja menggelar kitab kuning, tapi mengobarkan semangat juang.

siaran langsung dari madinah al-munawarah